Agen Bola Terpercaya | Sudah Gaji Telat Malah Diancam Suporter Sendiri

Permasalahan penunggakan pembayaran gaji para pemain sepakbola yang dilakukan beberapa klub juga banyak di temukan di Negara Serbia.  Asosiasi Pemain SepakBola Profesional sampai mengeluarkan larangan bermain untuk setiap anggotanya.

Menurut Asosiasi Pemain Sepakbola Profesional ( FifPro ), dilihat ada 16 tim yang sedang bertanding pada tingkat paling tinggi di Serbia ( Serbian SuperLiga ) dan diantaranya ada 8 tim yang mengalami masalah keuangan dan bahkan ada yang sempat dinyatakan bangkrut sehingga 8 rekening tersebut sudah ada yang di blok oleh Bank Nasional Serbia sehingga hal ini menyebabkan klub tidak bisa membayar dana sepeser pun kepada pemain yang merupakan sudah menjadi kewajiban mereka.

Sebenarnya masalah yang ada di kompetisi domestic Serbia bukan sampai kepada itu saja. FifPro juga telah menerima adanya laporan kalau ada beberapa pemain yang telah di lakukan secara tidak pantas oleh pemilik klub padahal pemain tersebut sudah membela klubnya sehingga atas dasar itulah FifPro mengeluarkan larangan bermain untuk semua pemain yang ada disana yang telah menerima kontrak dari klub-klub yang berkompetisi di tingkat paling tinggi itu.

“ Sebenarnya kami kami juga sangat tidak menyukai mengambil gagasan seperti ini, tetapi langkah ini kami ambil karena ini merupakan kewajiban kami sebagai asosiasi untuk bisa melindungi para pemain. Bukan hanya tidak membayar para pemain karena mereka yang telah mengalami masalah keuangan yang serius tetapi ada juga beberapa klub yang sampai mengalami kebangkrutan dan tidak memperlakukan para pemain selayaknya, “ kata Sekretaris Jendral FifPro, Theo Van Seggelen.

“ Kabar yang telah kami terima sungguh telah mengejutkan kami kalau ada beberapa klub itu yang telah melakukan hal yang sama sekali tidak pantas kepada pemain dan karena itu memang adalah hak dari semua pemain dan bahkan ada yang sempat mengancam pemain, “ lanjutnya.

Salah satu kasus intimidasi yang telah dialami para pemain-pemain Radnicki Kragujevac yang saat berlaga di Divisi satu sehingga pada laga itu mereka melakukan mogok main karena sudah tiga bulan gaji mereka tidak dibayar. Lalu ada sekelompok orang yang masuk ke ruang ganti yang melakukan penyerangan dan intimidasi kepada mereka.

No related content found.