Agen Bola Online | Pelatih Martino Telah Dituduh Mengubah Tiki-Taka Barcelona

 Barcelona – Pada pertandingan Liga Champions saat klub Barcelona melawan klub Ajax Amsterdam, kemenangan besar telah di dapatkan oleh klub Barcelona tetapi dengan permainan yang tidak meyakinkan terutama pada saat babak pertama berlangsung. Wajar saja kalau pelatih Barcelona Martino masih belum puas akan hasil yang telah mereka dapatkan.

Pada babak pertama berlangsung dari klub Barcelona hanya mendapatkan satu gol pada saat pemain Lionel Messi medapatkan hukuman dari tendangan bebas. Meskipun telah bermain di kandang sendiri dan dipenuhi dengan dukungan penonton kepada klub kesayangannya Barcelona, justru dari pihak klub Barcelona yang terlalu banyak di tekan oleh klub Ajax Amsterdam. Pada babak kedua berlangsung barulah permainan yang sebenarnya dari klub Barcelona ditampilkan dan pemain Lionel Messi akhirnya bisa mencetak hattrick dan yang terakhir dari pemain Gerard Pique dengan menutup kemenangan oelh klub Barcelona dengan skor empat kosong tanpa balas.

“Kami bermain sangat buruk pada saat babak pertama berlangsung karena terlalu banyak bola -bola melambung dan kami langsung memperbaikinya pada babak kedua, terutama dari umpan – umpan pendek yang telah kami buat, tetapi sebenarnya kami masih banyak melakukan kesalahan. Dari pelajaran berharga ini kami akan terus berusaha memperbaikinya dari satu laga ke laga berikutnya,”kata pelatih Martino di situs Agen Bola Online.

Pelatih Martino yang sekarang telah berusia 50 tahun ini asal Negara Argentina lantas menjelaskan bahwa keputusan untuk mencadangkan pemain hebat Xavi memang dari bagian rencananya supaya bisa di rotasi setiap saat pada pertandingan berikutnya. Hari ini mungkin pemain Xavi telah dibangku cadangkan, mungkin di hari berikutnya giliran pemain yang lain. Pelatih Martino menjelaskan bahwa akan melakukan rotasi pemain selama itu demi kebaikan tim pemain klub Barcelona.

Terkait dengan penilaian yang telah didapatkan tentang gaya bermain klub Barcelona telah di ubah, dimana yang sudah sangat dikenal dengan permainan tiki-taka. Pelatih Martino menjelaskan kalau itu tidak benar, karena dari pihak klub Barcelona hanya akan mencari sebuah altenatif yang terbaik.