Agen Bola Gratis-Stoner Sebut Kegagalan Rossi Karena Salahnya Sendiri

Agen Bola Gratis

Agen Bola Gratis – Meskipun harus gagal menjadi sang juara pada saat musim lalu, akan tetapi Valentino Rossi masih mendapatkan apresiasi yang besar dari mantan pembalap rivalnya, Casey Stoner. Akan tetapi, Stoner sendiri menilai bahwa kegagalan yang didapatkan Rossi pada saat musim lalu tersebut dikarenakan kesalahan yang dilakukannya sendiri.

 

Rossi yang sudah berusia 36 tahun mampu untuk membutikan bahwa daya saing yang ada dirinya masih ada dengan terus bersaing dengan para pembalap yang jauh lebih mudah dari dirinya sendiri. Pada saat balapan musim lalu, Pembalap yang memperkuat tim Movistar Yamaha tersebut mampu untuk memenangkan empat balapan didalam 18 seri serta hanya tiga kali saja gagal untuk naik ke atas podium.

 

Meskipun demikian, akan tetapi pada akhirnya Rossi harus merelakan gelar juara dunia yang ke 10 kalinya untuk rekan satu timnya, Jorge Lorenzo yang hanya berselisih sebanyak lima poin saja setelah hanya mampu mengakhiri balapan terakhir yang dilangsungkan di Valencia. Hasil yang didapatkan tersebut bisa dikatakan tidak lepas dari sejumlah kontroversi yang timbul semenjak seri balapan di Australia.

 

Hal pertama yang terjadi adalah Rossi telah dengan langsung menuding bahwa Marc Marquez sudah dengan sengaja membantu Lorenzo untuk memenangkan titel juara. Ketegangan tersebut kemudian memuncak saat dibalapan Sepang yang dimana pada saat berduel sengit, Marquez terjatuh. Hal tersebut lantas membuat Rossi harus mendapatkan hukuman berupa penalti tiga poin serta harus menjalani balapan dengan berada di posisi paling belakang pada balapan terakhir di Valencia apapun hasil yang dia dapatkan pada sesi kualifikasi.

 

Pada saat balapan terakhir yang dilangsungkan di Valencia tersebut, The Doctor mampu untuk memperlihatkan kemampuan terbaiknya setelah melewati satu demi satu pembalap yang ada didepannya. Meskipun demikian, akan tetapi Rossi hanya mampu untuk mengakhiri balapan tersebut dengan berada di peringkat ke empat dan sedangkan Lorenzo mampu untuk mengakhiri balapan dengan berada di barisan paling depan untuk memenangkan titel juaranya yang kelima kali didalam kariernya. Stoner yang merupakan sang juara dunia dua kali saat bersama dengan Ducati serta Honda menyebutkan bahwa Rossi gagal karena emosinya sendiri.

 

“Valentino Rossi telah memperlihatkan sebuah kejuaraan yang sangat fantastis. Saya merasa bahwa tidak ada orang yang akan bisa menduga bahwa dia mampu untuk menjalani balapan dengan level yang sangat tinggi sekali semenjak balapan pertamanya. Akan tetapi tidak bisa diragukan lagi bahwa Jorge Lorenzo adalah seorang juara yang pantas pada waktu itu. Joge merupakan seorang pembalap yang lebih baik dan dia juga memenangkan balapan yang lebih banyak dari Rossi,” kata Stoner.

 

“Ada sebuah statistik yang bisa dihitung. Valentino Rossi terdesak sampai dengan seri-seri terakhir dan hanya tertinggal dua kali lagi balapan dan dia tidak mampu untuk memenangkan keduanya. Dia harus tertekan di Valencia pada tahun 2006 dan juga tahun ini,” kata pembalap yang menjadi test rider untuk Ducati tersebut.

 

“Valentino merupakan seorang pembalap yang selalu memenangkan kejuaraan yang berjarak lebih besar ataupun setidaknya satu balapan tersisa, akan tetapi pada tahun ini, Jorge Lorenzo mempunyai momentum untuk bisa memaksakan persaingan hingga serie terakhir balapan. Bahkan jika tidak ada penalti yang diebrikan kepada Rossi pada saat di Valentino, saya berpikir bahwa Jorge akan tetap bisa memenangkan titel juara saat itu,” tuntas Casey Stoner.